AM I FROM WHERE ?

Standar

Am I from where ?

Author  : Song Seon Na

Genre  : family, romance

Cast   : Lee je yeon a.k.a choi Seon na

All member SHINee

Kim yesung

Lee teuk

seohyun

Yang chung si

And find with your self

Lee teuk p.o.v

Hari ini adalah hari yang cerah, aku sudah menyiapkan segala perlengkapan untuk memancing, entah mengapa hari ini aku sangat tidak sabar untuk segera pergi kelaut, tapi sebelum itu aku harus menemui istriku  yang sedang menyiapkan bekal untukku dan putarku Taemin.

“ yeobo, apakah sudah siap ?”

“chakamaneyo!”

“nde,,” jawabku singkat dan duduk di depan rumahku yang sederhana sembari menunggu istriku  membawakan bekalku sembari memperhatikan Taemin yang sedang bermain.

“ommo,, yeobo,, eodigaseyo ?”  penampilan istriku terlihat berbeda, sepertinya ia hendak bepergian.

“ yeobo, aku ikut ya,,!! Entah mengapa aku begitu ingin ikut,, rasanya seperitnya aku akan mendapatkan hadiah besar,,!”rayunya.

“hajiman,,”belum sempat aku menyelesaikan kata-kataku, sooyoung sudah memotongnya “ yeoboo,,, jebal “ rayunya dengan jurus andalanya puppy eyes.”nde,,,kajj kita berangkat,, tapi jangan nyebur ke laut ya,, arraci ?” ancamku, “nde yeobo..hehehe,,, Taem kajja,,,” cengesnya.

End Lee teuk p.o.v

Pasangan suami istri itu dan putranya itu kini telah sampai di tengah laut, sang suami mulai melemparkan kailnya ke laut dan begitu pula istrinya sementara Taemin yang ada dalam keranjangnya masih sibuk dengan botol minumannya sepertinya ia haus, tapi belum lama kemudian sang istri menjerit, karena ia melihat bayi yang ada di dalam kotak kayu tempat ikan di belakang kapal mereka, dia bayi yang berusia sekitar 5 bulan lebih, pasangan suami istri itupun membawa bayi gadis kecil itu ke daratan dan menuju rumah sakit.

seohyun p.o.v

Siapa sebenarnya bayi  itu, kenapa bisa ia ada di dalam perahu kami, banyak pertanyaan yang berkelebat dalam pikiranku tentang anak itu, suamiku lee teuk terus memandangi anak itu dan sesekali tersenyum, aku mengahapirinya “ yeobo, gwancana ?” cemasku “ nde, gwancan, aku Cuma sedang berpikir seandainya kita punya anak secantik ini “aku terteguk mendengar apa yang telah teukie oppa katakanan, aku tau Teukie oppa sangat menginginkan bayi perempuan, tapi kami malah dikarunia anak laki-laki yaitu Taemin.

>>>16 tahun lamanya<<<

Sudah enamblas tahun aku dan  teukie oppa merawat anak itu, akhirnya aku dan teukie oppa memutuskan untuk merawatnya dan mengangkatnya sebagai anak kami dan tanpa memberitahunya bahwa dia bukan anak kandung kami. Kini dia sudah tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik, kami memberinya nama lee je yeon. Suamiku meneruskan usaha keluarganya yaitu mengelola beberapa restoran dan sebuah Hotel di Seoul. Inilah keluarga kecil kami, “ umma,, Taem oppa menggangguku,,!!!” Jerit Je Yeon, aku hanya tersenyum melihat tingkah mereka yang tak pernah akur, “ yak,, Je Yeon jangan siram oppa,,” “ hahaha,, oppa rasakan balasaku “ ledek Je Yeon. ” Je yeonnie, taeminnie,, palli,, bantu umma membereskan barang-barang yang ada di ruang tamu,, sebentar lagi appamu datang “ peringatku pada mereka, kami akan segera pindah ke seoul, sepertinya je yeon dan taemin sangat berat untuk minggalkan tempat ini.

1 week letter

Lee je yeon p.o.v

“ je Yeon,, kita pisah di sini ya,, jaga dirimu baik-baik, jika ada yang ganggu Yeonnie bilang sama oppa ya,, nuuna akan ke kelas baru oppa dan kau ke kelas barumu,, arasso !!” cuap Teom oppa saad di depan gerbang sekolah, “ nde arasso,,,,oppa  Yeonnie bukan anak kecil lagi oppa,,!!’” elakku, “ ohhh jadi dongsaeng oppa ini sudah besar ya,,!! Ejek Teom oppa padaku dan mengacak-acak rambutku “ nde “ jawabku tegas.

“anyenghaeseyo,, choneun Lee Je Yeon inmnida,, bangaseumnida “ aku perkenalkan diriku pada teman-teman baruku. “ Je Yeon, kau duduk di sana ya !”  tunjuk seongseonim pada kursi kosong dekat jendela, “ nde “. Pelajaran telah dimulai dan aku tidak terlalu kesusahan untuk mengikutinya karena pelajaran di sini tidak jauh berbeda dengan pelajaran di sekolah lamaku, hanya saja di sini mereka agak lambat dalam penyajian materi, jadi pelajaran yang kami pelajari sudah pernah aku pelajari di sekolah lama ku, walaupun di desa tapi sekolahku itu adalah sekolah yang ketat peraturannya dan berprestasi.

Ting tong ting….#ceritanya bel istirahat#

Aku membereskan buku-buku di atas meja belajarku, dan kemudian aku bermaksud untuk pergi ke kantin, namun  sebelum aku bangun yonja yang duduk di depanku menoleh ke belakang, sepertinya dia akan jadi teman baruku. “ anyeong, TaeNa imnida !! “ senyumnya ramah, “ nde, anyeong je yeon iyeyo !!” sahutku, “ emm kau mau pergi ke kantin,,? “ tanyanya padaku, aku hanya mengangguk “ bareng yuk,, aku juga mau ke kantin,,” ajaknya, “ nde, kajja…!”

2 week letter

Aku dan taena mulai dekat, dia adalah orang yang ramah, dan kami cocok berteman, oh  ya, taena itu punya namja chingu lo, dia hebat ya, namja chingunya itu kapten tim basket di sekolah kami, namanya Choi Min Ho, entah mengapa setiap menyebutkan nama itu aku seperti merasa ada sesuatu yang bergetar dalam diriku, rasanya aku ingin memeluknya padahal kenal pun tidak, “ pabo.. yak je yeon  Min Ho itu namjachingu sahabatmu sendiri kau tak boleh begitu…!!” runtuk sendiri, hari ini aku pulang dari sekolah sendirian, taem duluan pulang, sepertinya oppa punya banyak teman baru, hah aku takud oppaku tercinta itu rusak pergaulannya karna chingu barunya itu, masa yang satunya itu rambutnya botak sebelah dan satunnya lagi rambutnya berdiri kaya bulu landak, mereka berdua sering main ke rumah, dan tak jarang pula aku bertekar dengan mereka, huh kalau mereka sudah main ke rumah pasti berantakan dan mereka suka menggodaku mentang-mentang mereka sunbaeku.

Tapi sebenarnya mereka lumayan baik sih. “ yak, Yeonnie kenapa mentap kami seperti itu, haaa Yeonnie naksir aku ya ?” cuap Jonghyun, “ mwo ? naksir kamu ? idih amit-amit.. hii”yak,, Yeonnie tidak sopan, sudah oppa bilangkan kamu harus panggil mereka oppa “ perintah Taeom oppa, “nde,,, ara,,araso,,”  aku  bangun  dari dudukku dan pergi ke kamar, kupikir sudah seharusnya aku tidur.

Hari ni adalah hari libur, Taem oppa dan kedua temannya mengajakku untuk pergi memancing, kalau Taem oppa yang meminta mana bias aku menolak, umma pasti akan marah besar kalau tau aku memberontak pada Taem oppa. Segala persiapan sudah lengkap aku dan Taem oppa menunggu Jong dan key menjemput oh ya, aku lupa aku harus memanggil dengan embel-embel oppa, tak lama kemudian sebuah mobil  yang cukup mewah datang, sudah pasti itu punya Key, secara diakan anak orang kaya, jadi tidak buruk-buruk sekali Taem oppa berteman dengan mereka.

Author p.o.v

“kajja,,,,^^” semangat Je yeon, dia sudah membuka mobil key,” chakam, kalau Yeonnie bareng kami, mobilnya pasti sesak !!” cegah Jong, “ mwo ? lalu bagaimana ? masa aku tinggal, akukan udah terlanjur siap-siap” protes Je Yeon, “anio, Yeonnieku sayang tetap ikut, kalau ga ada yeonnie gak seru, Yeonnie bareng hyungku,, nah itu dia “ tunjuk key pada sebuah mobil yang melaju mendekati mereka.

Je yeon menyipitkan matanya berusaha melihat sosok yang ada di dalam mobil tersebut, “ huh, aku meresa di permainkan “ gerutu je yeon. Mobil itu berhebti di depan mereka dan seorang namja keluar dari dalam mobil tersebut, je yeon sedikit terkejut melihat siapa yang keluar dari mobil tersebut.

“ mwo ? lee jin ki ? hahhhh!!!” je yeon terbata-bata melihat namja itu, “ yakkk, palli,,, nanti kita kesiangan,,, “ ujar namja yang bernama jin ki itu atau lengkapnya di panggil Onew, “ Yeonnie, waeyo ? Je Yeon bareng hyung Onew sana,,” ujar key seraya mendorong je yeon masuk ke mobil Onew.

Lee Je Yeon p.o.v

Huaaaa,,, ottokee ? omo,,, apa aku bermimpi ? aku duduk di sebelah namja pujaanku yang selama ini hanya dapat ku lihat melalui Tv, lee jin ki, ya benar dia adalah idolaku dia adalah salah satu aktris solo korea yang kupuja. Semoga aku tak kelihatan terlalu tegang di depannya.

Lee jin ki

Hee pasti yeonja ini adalah fansku, memang itulah resiko jadi seorang idola pasti akan banyak yang menggilainya, tapi yonja ini agak beda aku sedikit bingung apa benar dia ini fansku ? kalau dia fansku kenapa dia tak mengajakku bicara dan sok dekat padaku seperti fansku yang lain, hah mungkin dia hanya merasa tegang.

Apakah suasan terlalu hening ? kenapa dia tertidur, tapi da cukup manis,,, omo !!dia ini siapa namanya ? di dalam benakku penuh dengan pertanyaan yang bergejolak, baru pertamakalinya aku benar-benar ingin tau tentang yeonja.

Mobil key sudah berhenti, kami berhenti di tempat yang cukup sepi dan untuk menuju danau kami harus berjalan kaki, aku keluar dari mobil dan membuka bagasi belakang dan mengeluarkan alat pancing dan tas ranselku. Hei yeonja ini belum bangun juga rupanya, huh kasian dia jika aku bangunkan. “ yak Key kalian duluan saja nanti aku dan yeonja ini menyusul kalian, sepertinya dia betah di dalam mobilku” jelasku pada Key dan teman-temannya,”apa Yeonnie tertidur ?” Tanya salah seorang dari teman Key, kalau tidak salah dia adalah Taemin, “ nde, di tidur amat pulas,, hahaha” jawabku, Taemin lalu menghampiri mobilku dan membuka pintu tempat yeonja itu, “ Yeonnie yeonnie,,,irona,,, kita sudah sampai,,” Taemin sedikit membentaknya aku kaget dengan apa yang di lakukan Taemin, yeonja itu membukakan matanya pelan-pelan, dia seperti orang yang habis pingasan. “ nuuna, ayo bangun !!!” Taemin membantu dongsaengnya bangun dari mobilku, kenapa dengan gadis ini ?, aku ingin bertanya tapi “miane,  dongsaengku memang seperti itu kalau sudah tidur susah untuk dibangunkan, kalau dibiarkan Yeonnie bisa seperti orang yang tenggelam, kata umma nuuna dulu pernah tenggelam waktu kecil” sebelum Taemin menyelesaikan ceritanya sebuah cubitan di pipinya sudah membukam mulutnya. “yakkkk kenapa kau ceritakan, akukan malu” hah lucu mereka ini, kakak adik ini saling berkejaran.

Akhirnya kami sampai di danau  paforit kami, aku dan key dan sepupu-sepupu kami sering pergi memancing ke sini saat musim panas, di danau ini pemandangannya juga bagus jadi sekalian refresing.

Je Yeon P.O.V

Huh gara-gara Taemin cerita aku jadi malu dekar-dekat dengan Onew oppa lagi, huhh dasar oppa bodoh,,, napeun.  Mereka sudah melempar kailnya masing-masing ke air, aku juga mengambil pancingan Taemin oppa yang nganggur dan saad hendak memasang umpan aku terteguk karena umpanya cacing, aku mendengus pelan, “ hahahha Yeonnie itu cacing ,,, cacing”  Taemin mengejekku sementara yang lain hanya mentapku heran.

Aku putuskan untuk tidak ikut memancing, karena aku paling anti dengan yang namanya cacing, aku berjalan-jalan keliling danau ini, hanya saja aku merasa tidak ada yang menarik jadi aku putuskan untuk kembali ke tempat semula. Tapi aku lihat seorang yeonja yang sedang mengambil minuman dari box es minuman kami, ku pikir aku mengenalnya.

“yakkk Taena_ssi,,,!! Aku menghamprinya kegirangan, akhirnya aku tak akan mati kesepian karena menjadi bahan ledekan para namja ini. Taena menoleh padaku dan tampaknya ia heran dengan kehadiranku, “Je Yeon ? kyaaa kenapa kau ada di sini ?” dia juga kelihatan gembiran, “ ogh, aku diajak Taem oppa dan kawan-kawannya,, kalau kamu ?” tanyaku, “mwo ? Taemin oppa itu, oppamu ya ? hahahha miane aku tidak tau,,” aku sudah biasa mendengar orang merasa aneh kalau kami berdua Taem oppa saudara, karena kami tidak mirip, aku juga heran kenapa bias begitu, kata umma aku ini mirip mantan appa, karena waktu umma mengandungku umma selalu menyebut nama manta pacar appa, hah aneh kan. “nde, dia oppaku,,,” “ kau kesini dengan siapa ?” Tanyaku lagi, “ ogh,, aku kesini dengan namjachinguku, aku di paksa MinHo oppa untuk ikut, karena katanya untuk menemani dongsaeng chingunya yang juga ikut, ehh sekalinya dongsaengnya itu kamu toh,,, hah aku jadi makin bersemangat,,” aku tak terlalu peduli dengan yang Taena bicarakan dia mulai bercuap ria, sementara aku, aku merasa jantungku berdegup kencang saad Taena menyebutkan nama namjachingunya, entahlah aku juga tidak tau ini perasaan apa, tap aku merasa ingin memeluk namja yang bernama Minho itu, seperti ada rasa rindu yang menggebu-gebu dalam hatiku, apakah ini. Aku tersadar kembali dari alam lamunanku setelah mendengar Taena menggoyangkan tubuhku, “ akk,, Je Yeon, waeyo ? gwencanayo ?” Taena sepertinya kuatir, “hummm, ne gwencanayo,,,!! Aku hanya merasa ngantuk,,, yak,, kenapa kau begitu khawatir aku kan cuma lagi ngelamun,,,!!” “ kau itu chinguku satu-satunya dan aku gak mau kamu kenapa-napa,,,!!” aku kaget mendengar kata-kata Taena, bahwa aku adaah satu-satunya temannya, “ mwo ? memang ka tak punya teman selain aku ?” tanyaku, “ nde, aku ini tidak punya teman di sekolah karena semua yeonja di sekolah benci padaku,, “jelasnya, “ waeyo ?”tanyaku lagi, sepertinya ini topic yang menarik  “hum, kau tau Minho oppa itu adalah namja pujaan di sekolah kita selain Key, Jonghyun dan Onew,,, mereka semua dalah orang-orang yang sangat di puja oleh para yeonja di sekolah kita, dan yang paling di kagumi adalah Minho oppa.” Hum kenapa mereka bias menadi pujaan, padahal tampang mereka gak ganteng-ganteng amat, kecuali Onew oppa hehehe” bingungku,  “ omo,, jangan bilang kalau kau suka pada Onew oppa ?” tuding Taena, “anio,,, sudah jangan bahas itu, lajutkan ceritamu “ elakku, “nde,,arraso,,akan ku ceritakan padamu,  ku mulai dengan  Key oppa, dia adalah anak dari pengusah ternama di korea yaitu kim Hyun joong dan im yoona, beberapa alat kosmetik yang terkenal itu adalah produksi dari perusahaan ummanya, dan kau tau mobil Key oppa bisa berganti-ganti dalam sebulan sekali,, atau bahkan hampir setiap keluaran produk mobil terbaru dari perusahaan mereka, dan dia adalah anak pewaris tunggal dari seeeeemuaaaa harta orang tuanya dan dia juga pintar dan sering mendapat berbagai pengharggan dari olimpide-olimpiade yang dia ikuti, oh ya, Key oppa juga pintar masak lo. “aku hanya dapat ber_oh ria mendengar cerita taena, “jadi Key oppa itu orang yang kaya ya,, hummm,,,” aku hanya mengangguk-amngguk.

“ nah selanjudnya Kim JongJyun, walaupun dia gak pintar, tapi dia itu anak dari musisi ternama juga, dan punya kualitas suara yang bagus dan juga romantic yaitu, kabarnya dia suka pacaran dengan yeonja yang lebih tua darinya,  apa kau kenal dengan dan ummanya adalah seorang desainer yang cukup diakui di paris.

“hahahhaha suara cempreng gitu di bilang bagus,,, bagusan suara Onew oppa lagi,,,hahahah” tanpa sadar aku tertawa geli mendengar cerita taena, “ yak,,, kau ini kenapa sih,, biarkan aku lanjutkan ceritaku dulu” omel Taena, “ nde,,nde,, arraso,,, hehehhe” ucapku sambil terkekeh.

“nah selanjudnya namja chinguku,,,, wkwkwkw,,,”ucap Taena sumringan, “ nde aku akan mendengarkan dengan baik-baik, “ hmmm, Minho oppa itu anak dari seorang pengusaha terkenal, kau taukan Choi Siwon, itu appanya mereka punya banyak cabang perusahan di berbagai Negara, mereka bergerak dalam bidang bisnis property, ummanya minho juga sangat baik, ummanya minho itu juga sangat kaya, dia pewaris harta tunggal dari orang tuanya, begitu yang Minho oppa ceritakan, oh ia,,, minho oppa punya seorang dongsaeng lo,,!” aku penasaran seperti apa kehidupan Minho, kenapa aku jadi ingin tau semua tentang Minho, “ trus dongsaengnya itu di mana ?” tanyaku, “ hummm,, kabarnya dongsaengnya itu telah meninggal waktu masih bayi, hanya itu yang ku tau,,” aku hanya mengangguk-angguk mendengar cerita taena, “ yakkkk para Yonja, berikan kami air dingin,,, kami haus,,,” teriak jonghyun, “ nde, chakaman,,,” ujar Taena, Taena segera berlari memberikan mereka minuman dingin yang ada di boxes. Aku  berniat meminta satu, tapi yang ada hanya tinggal minuman rasa stobery, “ aichhh,,,huhhh kenapa yang ada Cuma yang ini,,” aku berjalan mendekati Taemin oppa yang sedang asik bicara dengan Minho, huhh kenapa dari tadi mereka berdua lengket sekali, sedangkan Taena kembali sibuk mengoceh dengan key, hey mereka sedang berbagi sunblock,  “ oppa, shireo,,,!!” aku mneyondorkan kaleng minumanku pada Taemin oppa, “ tapi punya oppa juga rasa stobery,, miane,, memangnya di boxsnya sudah habis ?” aku hanya mengangguk, “ ini, tukarkan  saja dengan punyaku”  ucap Minho,,” aku ragu tapi saad aku hendak mengambilnya, “ yak Minho, kenapa kau begitu sok baik, padahalkan kau juga tidak suka dengan rasa stobery,,,” sergah onew oppa,  “ jadi oppa juga tidak suka rasa stoberry ya,,, hehehe kita sama ya,,,!!” cengesku, Minho hanya tersenyum, “ini ambil saja punyaku, kalau kau memang tak suka rasa stoberry,,,!!” tawar Onew, hyaaaa,,, aku tau pasti wajahku sekarang memerah, omo,,,  kemudia aku mengangguk pelan dan mengambil kaleng mnuman Onew oppa dan menukarkannya dengan punyaku, bersamaan itu juga Onew oppa strike, “ yakkk sepertinya ini ikan yang besar,,,” aku melompat-lompat kegirangan dan menyemangati Onew oppa, “ oppa fighting,,,!! Oppa pasti bisa,,, ayo berusaha,,, yeee “ aku terus melompat-lompat kegirangan, sementara yang lain hanya menatapku aneh, kecuali Onew oppa dia sibuk dengan ikannya. “ isschhh yeonnie kampungan,,, ujar Jong oppa,,” aku yang mendengar itu langsung memandang jonghyun oppa dengan tatapan tajam, “ ommo,,,, Taemin,, coba kau lihat dongsaengmu ini, dia seperti ingin membunhku,,,” ujar Jonghyun oppa dengan nada yang di buat-buat, “ geure, aku ingin membunuh oppa,, awas kau kalau berhasil aku tangkap “ ancamku dan berlari mengejar Jonghyun oppa, sementara yang lain malah tertawa, kecuali Taena dan Key oppa yang masih sibuk bercerita tentang produk-produk kencantikan yang mereka pakai.

TBC

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s